Selasa, 18 Juli 2017

Pengajar Jelajah Nusa 2017


Sebuah perjalanan dalam memberikan kebermanfaatan kepada bangsa ini dimulai dari hal kecil dari apa yang kita bisa untuk bisa berkontribusi bagi Negeri ini tanpa ada harapan dan jasa kembali, tak perlu banyak berkata – kata dan wacana ria namun bukti nyata yang tulus dari hati akan memberikan sebuah janji yang hakiki untuk Negeri.
 

Salah satu narasumber di Pelatihan PJN 2017

Program Jelajah Nusa merupakan sebuah sarana investivasi masa depan bagi generasi milenials yang sedan tumbuh dan berkembang di era 2000an yang ingin berkontribusi untuk negeri dalam sebuah program pengabdian masyarkat di ujung Negeri. Dari proses yang cukup panjang yakni seleksi mulai dari essay, prestasi, pengalaman organisasi dan aktivitas lainnya telah terkumpul 5788 pendaftar dari siswa SMA sederajat dari sekluruh Indonesia dan nantinya akan terpilih 18 anak yang siap dikirim ke 3 tempat untuk melakukan edu trip dan edu care selama kurang lebih satu minggu di desa penempatan Indonesia Mengajar yakni Kabupaten Banggai, Natuna dan Kabupaten Aceh Utara. Sebuah kebanggan tersendiri bisa membersamai anak – anak terbaik dari Negeri ini, 18 anak telah terpilih dari proses seleksi yang cukup ketat dan siap mendapatkan pelatihan dan pengajaran sebelum diberangkatkan ke daerah penugasan selama seminggu di desa. 

Tim Kabupeten Natuna PJN 2017

Setelah proses seleksi dilakukan para peserta terpilih mengikuti pelatihan selama dua hari di Kinansih Resort Depok untuk mendapatkan materi pembelajaran kreatif, kepemimpinan dan teknik – teknik adaptasi di lingkungan baru yang nantinya akan dimanfaatkan selama di desa penempatan.
Setelah mengikuti pelatihan dua hari tersebut para peserta siap di berangkatkan dari Bandara Soekarno Hatta menuju ke desa masing – masing, dalam hal ini ada 6 desa sebagai tujuan daerah penempatan para pengajar jelajah nusa tersebut dan peserta terjauh dari program ini berasal dari Sorong Papua yakni Ahmad Ali Shiddiqi yang telah berprestasi dalam berbagai bidang OSN baik tingkat kabupaten hingga tingkat Nasional. Selain ali yang dari papua juga ada beberapa peserta lainnnya berasal dari sekolah – sekolah terbaik di Negeri ini seperti SMA Taruna Nusantara Magelang, SMAN 5 Surabaya dan juga SMAN 6 Jakarta. Para peserta pun merasakan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti program jelajah nusa ini. Selama seminggu di desa para peserta mendapatkan mentor teman – teman pengajar muda yang membimbing dan menemani selama melakukan pengabdian masyarakat di desa dan didampingi salah satu tim dokumentasi dari Pihak Ultra Jaya. 

Pelaksanaan program pengajar jelajah nusa ini terselenggara oleh pihak ultra Jaya dalam ini susu Ultra Milk yang bekerjasama dengan pihak Indonesia Mengajar dalam proses pengelolaan dan pengiriman para pengajar jelajah nusa hingga selesai. Setelah seminggu di daerah penugasan para peserta terpilih kembali ke Jakarta untuk melakukan refleksi selama satu hari di Hotel daerah cikini Jakarta pusat dilanjutkan dengan penutupan program oleh pihak penyelenggara dalam hal ini Ultra Jaya dengan hidangan gala dinner kepada seluruh peserta terpilih dan telah di liput oleh berbagi media cetak maupun elektronik. 

Foto Bersama di Monas Jakarta Pusat




1 komentar: