Rabu, 22 Oktober 2014

Berbagi Senyum Bersama Masyarakat Blora

Kabupaten Blora, Tebar Hewan Kurban 2014 dari DOmpet Dhuafa merupakan agenda tahunan dalam Bulan Haji yang berdampak dalam pemberdayaan hewan ternak dari para masyarakat yang telah bergabung dan bersinergi menjadi mitra dompet dhuafa yakni jejaring Kampung Ternak Nusantara.
Kabupaten Blora sebagai salah satu mitra yang melakukan THK 2014 ini tersear dalam dua titik pemotongan yaknik dari Mitra koperasi mas tomy dan Mitra Murakabbi yang telah tergabung semenjak tahun 2011. Pemotongan hewan serta penimbangan saya lakukan dengan dibantu oleh jejaring mitra kabupaten blora dan total hewan kurban yang masuk dalam kriteria dari tim THK pusat berjumlah kurang lebih 60 ekor kambing untuk siap dipotong dan didistribusikan ke warga sekitar kabupaten Blora dan sekitarnya.
Tepatnya di desa jepon kab. Blora saya ditempatkan untuk melakukan Quality Control terkait proses penimbangan, Pemotongan dan Pendistribusian hewan kurban program THK 2014, banyak sekali pelajaran dan pengalaman hidup yang sungguh tidak bisa saya dapatkan dari bangku kuliah, mulai dari menghadapi mitra yang kurang nyaman dengan SOP yang telah diberikan dari Dompet Dhuafa pusat sampai harus terus bersabar dan terus tersenyum melihat kondisi masyarakat ds.jepon yang jauh dari kecukupan baik materi maupun yang lainnya.
Pagi itu sebelum proses pemotongan saya melakukan penimbangan dari satu rumah ke rumah yang lain dan kondisi masyarakat disana masih jauh dibilang standar dan layak karena kondisi rumah pun masih beralaskan tanah dan pendapatan perhari pun masih kurang dari 20rb rupiah. Dengan melihat dan merasakan kondisi masyarakat tersebut saya mencoba tetap tersenyum dan mencoba menghibur warga masyarakat disana karena hal tersebut menjadikan saya menjadi lebih bijak dan dewasa mengahadapi sebuah proses kehidupan.

Terima Kasih Blora warga ds.jepon dan seluruh mitra KTN kabupaten Blora semoga kedepannya taraf dan kondisi ekonomi nantinya akan semakin baik dan bisa bersinergi bareng Dompet Dhuafa dengan Program lainnya. ( Muhammad Mubin )

Belajar Bersabar

Berjuang dan Bersabar
Rabu pagi yang tenang dan damai dikala senyuman mentari pagi mulai menyapa dan membuat hati ini menjadi riang dan gembira akan karunia Allah SWT Tuhan semesta alam. Percaya dan yakin jadi satu dalam doa dan memberikan sebuah asa bagi keberlangsungan langkah diri ini kedepannya agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam bertindak maupun bertutur kata.
Sebuah pembelajaran hidup yang harus dijalani dan dihadapi adalah Bersabar untuk mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan kehidupan yang semakin hari semakin besar dan membuat diri ini menjadi lemah jikalau tidak bisa dekat dengan Sang Maha Kuasa, cobaan ini datang silih berganti terkait perkuliahan maupun lainnya dan hal ini sering membuat hati dan pikiran menjadi lemah dan tak berdaya karena harus berpikir ekstra agar semua masalah terselesaikan dengan baik dan tidak ada yang dirugikan karena kelalaian diri ini.
Sedikit cerita akan pengalaman di Program Studi Teknik Informatika yang sebenarnya bukan tujuan utama namun harus dijalani demi Indonesia Jaya kedepannya akan suatu harapan orang tua disana yang senantiasa berdoa dikala sunyi demi kebaikan dan kebahagiaan sang Putra di Bumi Perantauan ini. Tepat kurang lebih 3 bulan terakhir tidak merasakan duduk dibangku kuliah lagi karena sudah menyelesaikan tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa mengharuskan diri ini menjadi bijak dan bersabar akan semuanya dan harus sering bersabar akan masalah keuangan maupun masalah yang lainnya. Kadang berpikir harus bagaimana mengatasi semua permasalahan ini namun jikalau kita hanya mengeluh dan bermuram durja itu tiada guna dan hanya akan membuat diri ini semakin tidak berguna dalam berbagai aspek kehidupan nantinya.
Aku mencoba bangkit dan menyakinkan diri bahwa hidup dan matiku hanya karena Allah SWT dan aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku sebelum aku dipanggil oleh Sang Maha Kuasa, dan hal tersebut lah yang membuat aku tergar dan terus semangat akan kerasnya sebuah kehidupan di kota Jakarta ini. Hidup ini tidak akan berarti jika kita terus berpikir negatif dan tidak melakukan sesuatu hal yang berarti untuk sesama namun semua akan indah jika kita terus bergerak dan berproses menjadikan sebuah kehidupan ini berarti dan memiliki kebermanfaatan bagi sesama dan lingkungan sekitar.
Perpustakaan Utama, 22 Okt 2014

Sang Pejuang Masa Depan

Selasa, 21 Oktober 2014

MAKRAB HIMTI 2014 “FIND YOUR FAMILY HERE”


Jumat barakoh berbagai kejadian pun terjadi dan aku alami hari ini mulai berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat jumat lebih awal maupun untuk berangkat ke makrab lebih awal tidak seperti biasanya,tepat pukul jam 20.00 WIB sms masuk dari syukri sayyid ahmad yang ingin menjemput saya berangkat makrab ke puncak bogor dan hal ini merupakan sudah saya agendakan dari jauh – jauh hari karena makrab kali ini merupakan sarana saya menjalin silaturahmi dengan adik – adik mahasiswa baru Teknik Informatika UIN 2014 yang saya rasakan keluarga baru itu datang dari seluruh penjuru negeri, kenapa demikian? Karena salah satu mahasiswa baru angkatan 2014 ada yang berasal dari Jayapura Papua dan ini merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi saya pribadi maupun bagi prodi teknik informatika untuk bisa menjadi jurusan pilihan dan idaman bagi calon mahasiswa baru nantinya.
Oke tepat pukul 21.00 saya berangkat menuju kota bogor dengan mengamhipiri sahabat saya ruchdi muttaqin di kawasan pamulang tangerang selatan, tanpa butuh waktu yang lama akhirnya sampai juga di kediaman ruchdi dan kejadian aneh terjadi yakni saya mendapatkan broadcast bbm kalau akan terjadi pembegalan di kawasan puncak bogor dan sekitaran cibinong sehingga membuat pikiran dan perasaan bareng ruchdi dan syukri jadi tidak tenang serta merasa was – was mendengar berita tersebut, setelah beberapa saat merebahkan badan di rumah ruchdi kami pun semua berangkat dan kurang dari 200 meter kami berjalan musibah kecil menimpa kami kalau motor yang saya boncengi bareng syukri mengalami ban bocor dan akhirnya kami memutuskan untuk tidak berangkat ke puncak malam itu juga dengan pertimbangan bahwa berita yang barusan saya terima itu mungkin benar dan sebuah pertanda kalau saya harus tetap di rumah ruchdi serta menikmati malamnya sabtu cerah bareng candaan dan guyonan khas ruchdi dan syukri.

Perjalanan pun kami tunda dan terpaksa tidak bisa kami lanjutkan dikarenankan ban syukri mengalami kebocoran dan tidak bisa ditambal seketika itu serta dalam kondisi yang kurang fit jadi perjalanan pun terpaksa kita undur sampai besok sabtu pagi. Istirahat sejenak ternyata sudah jam 05.30 pagi namun saya dan kedua teman saya yakni ruchdi dan sykuri masih menunggu kabar dari orang rumahnya kalau mau ke puncak bogor harus disirahkan dua bulan atau tiga bulan lebih.

Senin, 20 Oktober 2014

Sahabat Perjuangan Kosan Al – Asr



Selama kurang lebih 4 tahun jauh dari keluarga dan hidup dalam perjuangan sebagai anak rantauan membuat diri dan jiwa ini kuat dan belajar banyak hal salah satunya adalah tentang arti sahabat yang bisa membantu dalam suka dan duka, kini menjadi satu angkatan dalam keluarga besar Teknik Informatika 2010 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Bulan Oktober sudah memasuki akhir tanggalnya dan November pun akan segera tiba, dikala itu ada moment yang paling berharga yakni sebuah kesuksesan bagi seorang Mahasiswa S 1 yaitu Wisuda, harapan itulah yang kini kita mulai bangun dalam sebuah kosan yang kami beri nama Al Asr berarti Waktu dan kita akan senantiasa ingat akan waktu tidak akan pernah kembali lagi dalam angan maupun mimpi kita yang telah lalu dan oleh karena itu kita bertiga sebagai sahabat perjuangan di kosan Al Asr harus bisa menginspirasi dan mengingatkan antara satu dengan yang lainnya tanpa ada rasa dendam dan amarah.
Sahabat perjuangan kosan Al Asr yang terdiri dari Muhammad Mubin, Dimas Prayoga dan Agus Firdaus akan selalu berlomba – lomba dalam sebuah kebaikan dan senantiasa berbagi inspirasi serta saling mengingatkan jikalau kita merasa lalai akan tujuan utama dari kampung halaman masing – masing, karena tujuan utama kita adalah belajar dan membuat orang tua kita bangga dengan prestasi yang telah kita capai selama bangku kuliah dan terus mencoba menginspirasi kepada sesama dan lingkungan sekitar tempat kita tinggal.
Kosan Al Asr akan terasa indah dan ramai dengan canda tawa sosok Gepe yang membuat hati dan pikiran menjadi terbuka jikalau kita merasa suntuk akan masalah dan hiruk pikuk kehidupan kampus yang sangat penuh intrik dan dinamika tiada henti, disisi lain ada sosok sahabat yang sangat bijak dan memiliki pemikiran dewasa yakni Agus Firdaus yang akrab disapa Afi. Entah apa yang telah membuat kita akur dan akrab akan kebersamaan selama kita berada di bumi rantauan ini, Semoga kedepannya akan selalu istiqomah dalam kebaikan dan perlindungan Allah SWT dengan berbagi dan saling mengingatkan antara satu dengan yang lain demi kebaikan dan kemaslahatan kita kedepannya.
Sahabat Kosan Al Asr

“ Sebuah Coretan tinta hitam ini saya buat sebagai rasa ucapan terimakasih yang dalam kepada sosok sahabat seperjuangan Agus Firdaus dan Gema Prayoga ( GEPE ) yang senantiasa menginspirasi dan menghibur saya dikala banyak masalah maupun lagi banyak cobaan yang bertubi – tubi dan tiada henti”

Tiada Hal yang berarti kecuali kebersamaan dan canda tawa para sabahat seperjuangan di kosan Al Asr yang mempresentasikan bahwa seorang sahabat bisa diajak berbagi baik dikala senang maupun susah dan hal tersebut akan membuat kita ingat selalu bahwa hidup itu akan indah jika terus diperjuangkan dengan titik darah penghabisan sebagai semangat generasi muda yang ingin membangun kebahagiaan dan masa depan Indonesia Lebih Baik dan Bermartabat.

Mahad UIN Jakarta
20 Oktober 2014

Sang Pejuang Masa Depan