Bulan
Mei merupakan salah satu bulan dimana terdapat peringatan yang besar yang
diperingati oleh Pemerintah Indonesia yakni Hari Pendidikan Nasional. Hardiknas merupakan hari dimana
sejarah pendidikan dan berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan di ulas
kembali mulai dari kurikulum pembelajaran, fasilitas sekolah, dan
kesejahteraan para guru. Hal tersebut baru sedikit dari banyak nya hal yang
masih menjadi PR besar bagi pemerintah. Sebenarnya bukan hanya pemerintah yang
bisa menyelesaikan semua itu tapi kita sebagai salah satu warga Negara yang
baik harus bisa ambil bagian dan menjadi generasi solusi untuk bisa mengurai
tantangan-tantangan tadi kedalam sebuah solusi konkrit agar bisa dinikmati
bersama.
Pendidikan
bagi saya merupakan hal terpenting untuk bisa mengubah pemikiran dan keadaan
seseorang menjadi lebih baik, artinya dengan adanya pendidikan kita sebagai
manusia bisa memposisikan diri sebagai salah satu orang yang mengerti dan tahu
mana hal yang baik dan mana hal yang buruk dan seberapa manfaat kita bagi
lingkungan dan orang-orang sekitar. Pendidikan yang telah kita terima selama
ini mulai dari SD, SMP, SMA dan tingkat Universitas menjadi sebuah refleksi
tersendiri bagi kita bahwa sudah berapa banyak ilmu yang telah kita dapatkan di
bangku sekolah formal selama ini dan sudah seberapa banyak ilmu yang telah kita
bagikan kepada orang sekitar kita. Kurang lebih enam belas tahun pendidikan
formal yang telah kita dapatkan selama ini, apakah sudah banyak ilmu yang kita
dapat di bangku kelas formal yang bisa kita bagikan untuk lingkungan sekitar
kita? Sebuah pertanyaan yang akan membuat kita berfikir bahwa pada akhirnya
kita akan kembali ke dunia masyarakat bukan ke bangku sekolah formal selamanya,
masyarakat akan menilai bahwa orang berpendidikan merupakan orang yang mengerti
unggah ungguh (sopan santun) dan nilai-nilai budaya setempat baik tata karma maupun
lainnya.
Hal
menarik yang menurut saya penting terkait peningkatan pendidikan di tanah air
adalah keterlibatan masyarakat umum untuk bisa menjadi bagian dari solusi dalam
tantangan pendidikan kita selama ini, masyarakat sekitar bisa bersatu gotong
royong saling menguatkan dan saling mengisi untuk bisa memajukan pendidikan
melalui peran-peran yang bisa dilakukan seperti ikut serta mengontrol anak
didik mereka, ajakan untuk meningkatkan minat baca di rumah dan keluarga serta
bisa bekerjasama dengan para guru dan pihak sekolah apa yang sebenarnya
diperlukan dari sekolah agar bisa menjadi salah satu elemen kemajukan
pendidikan di tingkat sekolah itu sendiri. Peran orang tua, masyarakat sekitar
dan orang tua sangatlah penting untuk bisa memajukan pendidikan di negeri kita
karena pada dasarnya dari awal pendidikan itu dimulai dari keluarga, mayarakat
dan lingkungan sekolah. Pemerintah hanya lah sebagai perantara dan penentu
kebijakan yang membuat pendidikan akan bermuara kemana nantinya.
Pengalaman
saya yang pernah diberikan kesempatan belajar selama satu tahun menjadi guru sekolah
dasar di Pulau Sebatik Kalimantan Utara salah satunya adalah melihat bahwa tantangan
pendidikan itu masih ada dan akan terus ada jika kita sebagai generasi terdidik
tetap diam saja melihat semua tantangan pendidikan di Negeri ini. Kita bisa
berbuat hal yang nyata untuk bisa membantu sesama baik itu hanya sekedar
memberikan informasi-informasi yang berguna bagi guru sekitar atapun bisa
bergerak langsung dengan kerjasama bersama para guru melalui
komunitas-komunitas guru penggerak ataupun berbagai kegiatan pendidikan yang
menarik lainnya. Peran masyarakat umum sangatlah diperlukan agar bisa memajukan
pendidikan di negeri kita ini karena satu mayarakat umum yang bisa
berpartisipasi akan memberikan arti tersendiri untuk kemajuan pendidikan
Indonesia ini. Pengalaman mengajar di daerah yang sulit mendapatkan akses
informasi adalah salah satu kendala bahwa pendidikan kita masih belum merata,
fasilitas yang dimiliki sekolah di daerah juga menjadi tantangan tersendiri,
selain itu kesejahteraan para guru honorer di daerah sangat perlu diperhatikan
karena mereka punya keterlibatan yang kuat sebagai penopang pendidikan di
sekolah dan perhatiannya akan terpecah jika hal-hal yang berkaitan dengan
tunjangan dan kesejahteraan dari pihak pemerintah masih belum optimal diberikan
kepada para guru tersebut.
Peringatan
Hardiknas tahun 2020 ini menjadi sebuah pengingat dan refleksi kita sebagai
anak muda dan generasi penerus bangsa bahwa kita telah diberikan kesempatan
telah mendapatkan pendidikan terbaik dan telah menjalankan proses pendidikan
hingga akhir di tingkat pendidikan tinggi. Tugas rumah kita yang harus kita
selesaikan bersama adalah kita bisa berkolaborasi dan kerjasama untuk berbagi
peran mengurai berbagai tantangan pendidikan di Negeri ini menjadi sebuah
solusi-solusi dan aksi konkrit yang bisa kita selesaikan bersama. Semua tantangan
pendidikan di negeri kita akan terasa ringan jika kita selalu bergandeng tangan
saling membantu satu dengan lainnya mengatasi hal ini semua. Peran pemuda masa
kini tidak lagi hanya berpangku tangan melihat permasalahan yang ada namun
pemuda masa kini harus bisa memberikan arti dan solusi bagi kemajuan pendidikan
Negeri. Bapak pendahulu kita Ki Hajar Dewantara mengajarkan kita bahwa “ TUT
WURI HANDAYANI” sebagai semboyan pendidikan negeri ini harus selalu terpatri di
sanubari pemuda masa kini.
Jakarta, 07 Mei 2020
Mas Mubin
Mas Mubin








