Jumat, 18 Agustus 2017

Arti Kemerdekaan Bagi Saya


Upacara Bendera HUT RI ke 71 di Pulau Sebatik Kaltara 2016
Setiap tanggal 17 Agustus memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Indonesia karena pada tanggal tersebut merupakan momentum sejarah bagi Negara Indonesia, selama kurang lebih 3,5 abad telah dijajah oleh Negara lain dan pada akhirnya tepat tahun 1945 Indonesia bisa mencapai kejayaannya dengan Merdeka yang ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh Soekarno dan didampingi oleh Bung Hatta. Tepat tahun ini yakni tahun 2017 Indonesia telah memasuki hari jadinya ke 72 namun sudahkah Negeri kita Merdeka? Mungkin bisa ditanyakan ke pribadi masing – masing para pemuda Indonesia kini. Sudah kah kita bisa membanggakan Negeri ini dengan berbagai bidang yang telah kita tekuni selama ini? Sebuah pertanyaan itu pun muncul dalam benak diri saya ini untuk bisa meresapi arti kemerdekaan itu sendiri.

     Sesungguhnya arti kemerdekaan bagi saya adalah ketika kita bisa berkontribusi terhadap Negeri ini melalui bidang yang kita tekuni, tidak lagi menyalahkan berbagai hal yang ada namun mencoba mencari solusi dalam setiap permasalahan dan tantangan yang menemui kita, hal tersebut haruslah dimiliki oleh setiap pemuda di Negeri. Sudah begitu banyak tantangan dan permasalahan yang ada baik di sector Pendidikan, Budaya, Ekonomi, Sosial dan lainnnya namun masih jarang sekali para pemuda untuk tergerak hatinya berbuat sesuatu agar permasalahan dan tantangan tersebut setidaknya terminimalisir dengan adanya ide dan solusi serta tindakan nyata dari kita masing – masing. Dalam hal ini saya mencoba mengutarakan pendapat saya terkait pendidikan yang ada di Negeri ini, kurang lebih ada ribuan bahkan jutaan sekolah dasar di Negara kita namun peranan guru dan pemerataan akses pendidikan dan kualitas guru belum bisa disama ratakan, ketersediaan buku pembelajaran, media belajar yang mendukung proses belajar mengajar belum sepenuhnya terpenuhi dengan baik. Dan disinilah tugas kita sebagai Pemuda yang mengakunya harapan bangsa, janganlah kita hanya menunggu Pemerintah dan Aparatur Negara saja menyelesaikan tantangan tersebut namun kita bisa mulai dari diri kita masing – masing untuk ikut serta bertindak dan bergerak bersama menyelesaikan tantangan – tantangan tersebut.

     Sebuah fenomena yang menarik ketika saya diberikan kesempatan untuk tinggal di daerah perbatasan yakni Sebatik Tengah Kab. Nunukan Kalimantan Utara, keberadaan Sekolah Dasar yang cukup jauh dengan rumah para siswa namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat belajar para siswa, kondisi sekolah yang belum sepenuhnya mendapatkan fasilitas penunjang pembelajaran ideal tidak menghambat proses belajar mengajar setiap harinya.

     Di daerah – daerah Indonesia masih ada harapan yang bermunculan untuk mewujudkan generasi emas Indonesia nantinya tepat di tahun 2045 yakni ketika usia kemerdekaan RI ke – 100, maka tunas – tunas muda akan tumbuh dan bermunculan dari daerah – daerah yang kini telah disiapkan oleh berbagai instansi pemerintah maupun lembaga – lembaga sosial yang fokus terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia.

       Tantangan bagi kita sebagai pemuda adalah maukah kita bergerak bersama? Maukah kita meluangkan sedikit waktu kita untuk bisa berkontribusi dan mencoba memikirkan hal – hal kecil bagi kita namun sangat berpengaruh besar bagi perkembangan pendidikan di Indonesia kedepannya. Hanya melalui pendidikan Indonesia akan bisa maju dan berkembang menjadi Negeri yang disegani bangsa – bangsa lainnya di dunia karena Pendidikan merupakan kunci seorang anak manusia bisa memberikan arti tersendiri bagi kelangsungan hidupnya maupun bisa menjadi kebanggan keluarganya. Jika kita sebagai pemuda hanya bisa mengkritisi dan mencaci keadaan yang ada, hal tersebut tidak akan pernah mengubah keadaan namun hanya akan menambah beban pikiran masyarakat yang mendengar hal – hal negatif yang kita ucapkan dan pikirkan.  Mari bersama di usia Indonesia yang sudah memasuki lebih dari 7 dasarwarsa kita sebagai pemuda bisa mencari solusi terkait permasalahan yang ada, berkolaborasi dan bergerak sesuai bidang kita masing – masing demi mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 nantinya.

Tangerang Selatan, 18 Agustus 2017

 || @mubinsae ||

Tidak ada komentar:

Posting Komentar