Rabu, 22 Oktober 2014

Belajar Bersabar

Berjuang dan Bersabar
Rabu pagi yang tenang dan damai dikala senyuman mentari pagi mulai menyapa dan membuat hati ini menjadi riang dan gembira akan karunia Allah SWT Tuhan semesta alam. Percaya dan yakin jadi satu dalam doa dan memberikan sebuah asa bagi keberlangsungan langkah diri ini kedepannya agar bisa menjadi lebih baik lagi dalam bertindak maupun bertutur kata.
Sebuah pembelajaran hidup yang harus dijalani dan dihadapi adalah Bersabar untuk mengatasi berbagai permasalahan dan tantangan kehidupan yang semakin hari semakin besar dan membuat diri ini menjadi lemah jikalau tidak bisa dekat dengan Sang Maha Kuasa, cobaan ini datang silih berganti terkait perkuliahan maupun lainnya dan hal ini sering membuat hati dan pikiran menjadi lemah dan tak berdaya karena harus berpikir ekstra agar semua masalah terselesaikan dengan baik dan tidak ada yang dirugikan karena kelalaian diri ini.
Sedikit cerita akan pengalaman di Program Studi Teknik Informatika yang sebenarnya bukan tujuan utama namun harus dijalani demi Indonesia Jaya kedepannya akan suatu harapan orang tua disana yang senantiasa berdoa dikala sunyi demi kebaikan dan kebahagiaan sang Putra di Bumi Perantauan ini. Tepat kurang lebih 3 bulan terakhir tidak merasakan duduk dibangku kuliah lagi karena sudah menyelesaikan tanggung jawab sebagai seorang mahasiswa mengharuskan diri ini menjadi bijak dan bersabar akan semuanya dan harus sering bersabar akan masalah keuangan maupun masalah yang lainnya. Kadang berpikir harus bagaimana mengatasi semua permasalahan ini namun jikalau kita hanya mengeluh dan bermuram durja itu tiada guna dan hanya akan membuat diri ini semakin tidak berguna dalam berbagai aspek kehidupan nantinya.
Aku mencoba bangkit dan menyakinkan diri bahwa hidup dan matiku hanya karena Allah SWT dan aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku sebelum aku dipanggil oleh Sang Maha Kuasa, dan hal tersebut lah yang membuat aku tergar dan terus semangat akan kerasnya sebuah kehidupan di kota Jakarta ini. Hidup ini tidak akan berarti jika kita terus berpikir negatif dan tidak melakukan sesuatu hal yang berarti untuk sesama namun semua akan indah jika kita terus bergerak dan berproses menjadikan sebuah kehidupan ini berarti dan memiliki kebermanfaatan bagi sesama dan lingkungan sekitar.
Perpustakaan Utama, 22 Okt 2014

Sang Pejuang Masa Depan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar