Selasa, 21 Oktober 2014

MAKRAB HIMTI 2014 “FIND YOUR FAMILY HERE”


Jumat barakoh berbagai kejadian pun terjadi dan aku alami hari ini mulai berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat jumat lebih awal maupun untuk berangkat ke makrab lebih awal tidak seperti biasanya,tepat pukul jam 20.00 WIB sms masuk dari syukri sayyid ahmad yang ingin menjemput saya berangkat makrab ke puncak bogor dan hal ini merupakan sudah saya agendakan dari jauh – jauh hari karena makrab kali ini merupakan sarana saya menjalin silaturahmi dengan adik – adik mahasiswa baru Teknik Informatika UIN 2014 yang saya rasakan keluarga baru itu datang dari seluruh penjuru negeri, kenapa demikian? Karena salah satu mahasiswa baru angkatan 2014 ada yang berasal dari Jayapura Papua dan ini merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi saya pribadi maupun bagi prodi teknik informatika untuk bisa menjadi jurusan pilihan dan idaman bagi calon mahasiswa baru nantinya.
Oke tepat pukul 21.00 saya berangkat menuju kota bogor dengan mengamhipiri sahabat saya ruchdi muttaqin di kawasan pamulang tangerang selatan, tanpa butuh waktu yang lama akhirnya sampai juga di kediaman ruchdi dan kejadian aneh terjadi yakni saya mendapatkan broadcast bbm kalau akan terjadi pembegalan di kawasan puncak bogor dan sekitaran cibinong sehingga membuat pikiran dan perasaan bareng ruchdi dan syukri jadi tidak tenang serta merasa was – was mendengar berita tersebut, setelah beberapa saat merebahkan badan di rumah ruchdi kami pun semua berangkat dan kurang dari 200 meter kami berjalan musibah kecil menimpa kami kalau motor yang saya boncengi bareng syukri mengalami ban bocor dan akhirnya kami memutuskan untuk tidak berangkat ke puncak malam itu juga dengan pertimbangan bahwa berita yang barusan saya terima itu mungkin benar dan sebuah pertanda kalau saya harus tetap di rumah ruchdi serta menikmati malamnya sabtu cerah bareng candaan dan guyonan khas ruchdi dan syukri.

Perjalanan pun kami tunda dan terpaksa tidak bisa kami lanjutkan dikarenankan ban syukri mengalami kebocoran dan tidak bisa ditambal seketika itu serta dalam kondisi yang kurang fit jadi perjalanan pun terpaksa kita undur sampai besok sabtu pagi. Istirahat sejenak ternyata sudah jam 05.30 pagi namun saya dan kedua teman saya yakni ruchdi dan sykuri masih menunggu kabar dari orang rumahnya kalau mau ke puncak bogor harus disirahkan dua bulan atau tiga bulan lebih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar