Jumat barakoh berbagai kejadian pun terjadi dan
aku alami hari ini mulai berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat jumat
lebih awal maupun untuk berangkat ke makrab lebih awal tidak seperti
biasanya,tepat pukul jam 20.00 WIB sms masuk dari syukri sayyid ahmad yang
ingin menjemput saya berangkat makrab ke puncak bogor dan hal ini merupakan
sudah saya agendakan dari jauh – jauh hari karena makrab kali ini merupakan
sarana saya menjalin silaturahmi dengan adik – adik mahasiswa baru Teknik
Informatika UIN 2014 yang saya rasakan keluarga baru itu datang dari seluruh
penjuru negeri, kenapa demikian? Karena salah satu mahasiswa baru angkatan 2014
ada yang berasal dari Jayapura Papua dan ini merupakan suatu kebanggan
tersendiri bagi saya pribadi maupun bagi prodi teknik informatika untuk bisa
menjadi jurusan pilihan dan idaman bagi calon mahasiswa baru nantinya.
Oke tepat pukul 21.00 saya berangkat menuju
kota bogor dengan mengamhipiri sahabat saya ruchdi muttaqin di kawasan pamulang
tangerang selatan, tanpa butuh waktu yang lama akhirnya sampai juga di kediaman
ruchdi dan kejadian aneh terjadi yakni saya mendapatkan broadcast bbm kalau
akan terjadi pembegalan di kawasan puncak bogor dan sekitaran cibinong sehingga
membuat pikiran dan perasaan bareng ruchdi dan syukri jadi tidak tenang serta
merasa was – was mendengar berita tersebut, setelah beberapa saat merebahkan
badan di rumah ruchdi kami pun semua berangkat dan kurang dari 200 meter kami
berjalan musibah kecil menimpa kami kalau motor yang saya boncengi bareng
syukri mengalami ban bocor dan akhirnya kami memutuskan untuk tidak berangkat
ke puncak malam itu juga dengan pertimbangan bahwa berita yang barusan saya
terima itu mungkin benar dan sebuah pertanda kalau saya harus tetap di rumah
ruchdi serta menikmati malamnya sabtu cerah bareng candaan dan guyonan khas
ruchdi dan syukri.
Perjalanan pun kami tunda dan terpaksa tidak
bisa kami lanjutkan dikarenankan ban syukri mengalami kebocoran dan tidak bisa
ditambal seketika itu serta dalam kondisi yang kurang fit jadi perjalanan pun
terpaksa kita undur sampai besok sabtu pagi. Istirahat sejenak ternyata sudah
jam 05.30 pagi namun saya dan kedua teman saya yakni ruchdi dan sykuri masih
menunggu kabar dari orang rumahnya kalau mau ke puncak bogor harus disirahkan
dua bulan atau tiga bulan lebih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar