Rabu, 24 September 2014

Menjadi Abdi Negara



Abdi Kebanggan Negara
Aku Seorang Pemuda yang memiliki visi dan misi nyata untuk membangun Indonesia jaya kedepannya, aku berharap nantinya Negeriku Indonesia akan menjadi salah satu Negara Terbesar dan tercanggih dalam bidang teknologinya serta maju serta terpandang dalam bidang pendidikannya. Mimpi - mimpi itu akan selalu bisa diwujudkan dengan hal dan tindakan kecil yang kita bisa lakukan sekarang.Saat ini tepat usiaku menginjak kepala 2 dan menjelang usia 25 th aku berharap bisa terus berproses untuk maju kedepan serta lebih bijak lagi menyelesaikan masalah hidup tanpa harus mengeluh dan bermuram durja karena hal tersebut tiada guna.

Menjadi Pemuda abdi Indonesia merupakan hal yang wajib dan harus dilakukan bagi para pemuda yang telah begitu banyak terbantukan dengan berbagai fasilitas yang telah diberikan oleh bangsa ini mulai sejak kecil sampai dewasa kini, aku mencoba berpikir dan bernalar ketika pendidikan di Negeri ku ini masih kalah jauh tertinggal dengan Negeri seberang malaysia maupun Singapura, dan hal tersebut membuat hati ini merasa pilu dan sedih apa yang sebenarnya terjadi dan menimpa Negeriku Indonesia?

Menyalahkan bukanlah saatnya dan berjuang adalah seharusnya dilakukan para pemuda yang ingin memperbaiki semuanya dan menjadi tantangan terbesar para pemuda kini adalah rasa kemalasan untuk maju dan berjuang demi Indonesia Jaya. Langkah kecil yang pasti akan membuat diri dan jiwa ini terus berproses melangkah ke arah yang lebih baik lagi kedepannya.

Setiap manusia punya mimpi dan cita apalagi seorang pemuda, ya inilah saya dan kondisi sekarang dalam berjuang dan memperjuangkan mimpi - mimpi saya kedepannya, aku akan terus berjuang serta berproses menjadi pribadi yang lebih baik lagi kedepannya. Tak segan untuk bertanya dan berinovasi menjadi sosok Pemuda Harapan Bangsa yang bisa membanggakan Negeri Indonesia Tercinta.

@Kantor LIPI Gatot Soebroto Jakarta

Kamis, 18 September 2014

UIN Has Gone Google

 Auditorium Harun Nasution penuh sesak dan ramai dengan ratusan mahasiswa yang antri untuk mengantri masuk ke dalam Audit dalam rangka mengahadiri Lanching " UIN Has Gone Google",  acara yang bertajuk warna - warni serba google ini terselenggara atas kerjasama GSA UIN, DEMA Universitas dan Pustipanda. 
"UIN Has Gone Google" Merupakan acara launching besarnya teknologi google yakni Google Apps For Education yang masuk ke dalam lingkungan Civitas Akademika UIN Jakarta, tutur Ketua Panitia acara ini Almas Shabrina, UIN Has Gone Google ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Sudarnoto Abdul Hakim MA dan dilanjutkan dengan pemukulan gong tiga kali yang didampingi oleh perwakilan pihak Google Indonesia Yansen Kamto selaku CEO dari Kibar Indonesia. Selain dari launching dan seminar yang diisi oleh Yansen Kamto, acara ini dillanjutkan dengan Workshop tentang Google Apps For Education ( GAFE ) yang dibawakan oleh team dari Google Student Ambasadors dari kampus UIN Jakarta, Universitas Indonesia, dan Binus University,dan Parahyangan. Para GSA sangat antusias dan merasa senang bisa ikut serta menikmati dan menjadi bagian dari acara UIN Has Gone Google.
Salah satu peserta merasakan dan berkomentar bahwa " acara UIN Has Gone Google keren dan mantapps abiss" tutur Ade Arief Putra yang merangkap sebagai pemandu acara ini. 





Rabu, 10 September 2014

Belajar Merawat Indonesia

Siang ini terdiam dengan sebuah karya anak bangsa yang telah menginspirasi di berbagai berita yakni sosok pemuda Indonesia yang dengan Ide kreatifnya bisa menjadi bagian dari perubahan Negeri ini dengan menjadikan Negeri Indonesia sebagai tujuan utamanya. Siapakah dia yakni sosok para pemuda yang senantiasa menginpirasi dan memberikan energi positif bagi langkah dan kemajuan saya dalam menjalani sebuah perubahan di lingkungan sekitar.

Yang Pertama adalah Kak Ayu Kartika Dewi sosok kartini masa kini yang berdedikasi untuk merawat Indonesia dengan karya dan aksi nyata salah satunya adalah sebagai Perumus Sabang Merauke, kak Ayu panggilan akrab saya , setiap ketemu selalu banyak insiprasi dan energi positif memancar dari auranya. Sosok yang hangaat dan bersahaja menjadikan kak ayu terpilih menjadi salah satu Pengajar Muda dari Gerakan Indonesia Mengajar Angkatan pertama, dan kak ayu tidak berhenti sampai disini beliaupun terus berjuang untuk terus merawat Indonesia dengan aksi nyata dan mengsinpirasi pemuda lainnya dengan gerakan - gerakan positif yang diinisiasi oleh beliau. Salah Satu gerakannya adalah Sabang Merauke ( Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali ) sebuah gerakan anak muda yang ingin menanamkan  3 nilai dasar sabang merauke, yakni Toleransi, Pendidikan Tinggi dan KeIndonesiaan, dalam hal ini kak ayu sangat memberikan peran penting demi tumbuh kembangnya Sabang Merauke menjadi sebuah gerakan yang solid dan terus maju kedepan demi merawat Indonesia yang lebih baik lagi.


Yang Kedua adalah sosok Pemuda Hebat alumni dari FE UI 2007, ya beliau adalah Founder dari Kitabisa.co.id yakni Kak Muhammad Alfatih Timur biasa dipanggil kak Timi, beliau adalah sosok yang low profile dan banyak sekali prestasi yang telah diraihnya, salah satunya adalah Inisiator Sosial Preneur dari Indonesia, kak timy sosok pemuda yang santun dan teladan di berbagai lingkungannya ini merupakan bagian dari Keluarga besar Forum Indonesia Muda dan beliau sangatlah menginpirasi dan begitu banyak kontribusi yang telah dicapai demi merawat Indonesia melalui berbagai kegiatan dan aksi - aksi positif lainnya. 

Dalam hal ini sebuah pembelajaran yang berarti bisa kita teladani dari sosok  pemuda dan pemudi hebat untuk bisa ikut serta merawat Indonesia lebih baik lagi kedepannya tanpa harus menjadi pribadi yang apatis terhadap berbagai permasalahan yang ada di Negeri ini, seharusnya kita sebagai pemuda harus menjadi Penggerak Perubahan bukan sebagai pembawa masalah ataupun hanya menuntut sebuah perubahan dari orang lain yang tidak ingin berubah.

Belajar merawat Indonesia dengan aksi nyata dan membuat gerakan - gerakan positif lainnya menjadikan Indonesia sejahtera dengan para pemuda yang penuh harapan dan semangat juang tinggi kedepannya. Berbagai aksi nyata yang telah terdengar namanya di berbagai media adalah Earth Hour Indonesia, Sahabat Anak, Forum Indonesia, Indonesia Mengajar, Buku Untuk Papua, Save Child Street, Dompet Dhuafa Volunteer, Id Berkebun, Diet Kantong Plastik, Nebengers dan masih banyak lagi. Semoga Indonesia kedepannya akan sejahtera dengan aksi dan gerakan positif lainnya yg akan terus menerangi Indonesia Negeriku tercinta.


Ciputat, Thursday Sep 2014