Selasa, 24 Februari 2015

Perjuangan Tanpa Batas

Kota Jakarta sebagai kota terbesar dan tersibuk di Indonesia ini akan membawa sebuah cerita menarik dalam kehidupan saya kelak tanpa disadari kurang lebih 5 tahun terakhir saya mulai berjuang di kota ini dan mengenyam pendidikan disini.
Tak terasa tahun ini merupakan tahun terakhir saya melanjutkan studi sarjana saya di kampus negeri di Jakarta, banyak sekali cerita menarik dan berbagai hal telah saya coba lalui dengan sebuah perjuangan tanpa batas dalam melaluinya.
Perjuangan tanpa batas itu dimulai ketika saya mengalami masalah financial dan saya harus berjuang untuk menyelesaikan hal tersebut berbagai cara aku coba lalui dan kerjakan asalkan membuahkan hasil yang halal dan tidak mengecewakan. Tak ayal tantangan terberat dalam hidup saya adalah menjadi sosok pemuda penopang ekonomi keluarga kecil saya dan itu saya coba lalui dengan seksama dan dalam berbagai kendala namun saya harus terus semangat untuk melaluinya karena saya percaya hidup ini singkat alangkah baiknya saya bisa terus berjuang demi membahagiakan orang tersayang yakni kedua orang tua saya sebelum beliau meninggalkan saya selamanya.
Belajar berpikir dewasa dan bijaksana dalam menyelesaikan masalah haruslah saya mulai dari langkah kecil ini agar semua cita dan cinta terus bisa saya perjuangkan selama badan masih tegak dalam hal kebaikan. Perjuangan tanpa batas ini semata – mata saya dedikasikan untuk kedua orang tua saya tercinta yang dengan do’a dan perjuangan beliaulah saya bisa seperti sekarang ini. Tak bisa saya berbuat apa – apa lagi kecuali berbakti dan mengabdikan diri pada beliau sebagaimana harapan beliau kepada saya agar saya bisa menjadi anak yang sholeh serta menjadi imam yang baik kelak untuk calon istri dan anak – anak saya.
Malam itu tepat setelah berjuang mencari nafkah dalam rangka bertahan di bumi rantauan ini saya harus rela berkorban dalam hal materi karena perjalanan panjang sang pejuang haruslah dimulai dengan pengorbanan yang mungkin akan mendapatkan hasilnya suatu saat nanti. Tetap dan terus berjuang melakukan yang terbaik dalam setiap langkah dan bisa menjadi teladan dalam setiap waktu bagi sesame, kawan dan kaum kerabat di lingkungan sekitar. Saya mencoba belajar dari hidup seorang anak di rantauan yang sudah tidak punya keluarga namun perjungannya yang sangat membuat saya menjadi lebih semangat lagi untuk terus bergerak  dan bergerak berbuat kebaikan ke seluruh penjuru alam serta menjadi pemuda generasi emas dalam hal menjunjung nilai – nilai perdamaian dan rasa solidaritas persaudaraan antar sesama.

#2015MembaraUntukIndonesia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar