Taman
Wiladatika, 28 April 2015
Birunya langit kota Jakarta dan kemacetan ibukota tidak membuat
hati dan pikiran surut untuk melangkahkan kaki segera merapat menuju bumi
wiladatika yang jauh dibelahan kota wisata cibubur nan sejuk dan asri. Sebentar
lagi pada saatnya akan berkumpul pemuda – pemudi terbaik tumpuan penjaga negeri
dari sabang sampai merauke dan menjadikan ini sebagai sejarah baru di bulan
april 2015 bagi saya pribadi. Amanah baru yang telah diberikan kepada saya
semoga bisa menjadikan pribadi ini menjadi lebih baik lagi dan inilah saatnya
kita belajar untuk bisa berkontribusi dan berdedikasi untuk Indonesia yang
lebih baik melalui pengabdian dalam hal yang sederhana kita bisa.
Pelatihan Forum Indonesia Muda 17 dengan Tema “Bung Hatta Teladan
Beta” merupakan salah satu pelatihan pemuda pemudi yang ada di negeri ini,
namun pelatihan ini beda dari biasanya karena pelatihan ini dikemas dan
didedikasikan untuk para pemuda pejuang Indonesia masa depan, para pemuda calon
pemimpin masa depan Indonesia dan disinilah telah berkumpul kurang lebih 151
pemuda terbaik dari belahan Indonesia mulai dari sabang hingga merauke bersatu
dan berkumpul untuk bersama menimba ilmu dan mengikuti jejak – jejak kebaikan
selama kurang lebih 5 hari di tempat paling bersejarah yakni Ki Hajar Dewantara
bumi Wiladatika Cibubur Jakarta timur. Pelatihan ini dikemas sangat menarik,
kenapa saya bilang sangat menarik karena banyak sekali kejutan dan cerita yang
tidak bisa saya prediksi sebelumnya mulai dihadirkan langsung pembicar putri
Bung Hatta yakni ibu Meutia Hatta, sampai dihadirkan pula Bapak Bambang
Wijayanto sebagai Ketua Non Aktif KPK saat ini. Selain banyak sekali pembicara
– pembicara yang membuat hati dan pikiran teraduk – aduk karena sudah seberapa
dalam saya selama ini mencintai Indonesia dan pada pelatihan ini saya banyak
belajar dari para pembicara yang telah datang untuk mengisi pada sesi materi
mulai dari Pak Rhenald Kasali ( Guru Besar FE UI ), Ricky Elson ( penemu Mobil
Listrik ), Jamil Azzaini ( Motivator Sukses Mulia ), Elly Risman ( Direktur
Yayasan Kita dan Buah hati ), sampai didatangkan pembicara keren nan
menginspirasi pak ketua KPK non Aktif Bambang Wijayanto.
Dalam pelatihan FIM 17 ini Alhamdulillah saya mendapat amanah
sebagai PJ Fasilitator yang bertugas membersamai para peserta mulai dari pra
pelatihan sampai pasca pelatihan. Dan ini merupakan suatu amanah yang berat
bagi saya sendiri karena sebelumnya saya belum pernah jadi PJ dalam kepanitian
FIM, banyak sekali hikmah dan pelajaran yang dapat saya jadikan inspirasi dan
motivasi dari berbagai sesi saat pelatihan FIM 17 ini mulai dari mengenal
beragam karakter para temen – temen fasilitator yang kurang lebih ada 30 orang
dan dari beragam kampus yang berbeda mulai dari yang dari Aceh hingga yang
berasal dari Negeri Jiran ikut serta meramaikan sesi fasilitator dalam
pelatihan FIM 17 ini. Salah satu yang membuat saya bertahan dan
berjuang lebih baik meskipun banyak sekali masalah yang datang dan
tekanan dari berbagai pihak datang tidak membuat saya gentar dan berpikir untuk
menyerah sedikitpun karena mengingat perjuangan panitia yang lain sungguh dan
sangat luar biasa banget pokoknya. Satu dan lain hal tetesan air mata pun jatuh
di pelupuk pipi ini karena ucapan syukur dan haru telah dipertemukan dengan
pemuda pemudi terbaik dari se antero negeri ini oleh bunda Taty Elmir dan Pak Elmir
Amin ( Founder Forum Indonesia Muda ), kejutan yang diberikan panitia untuk
beliau sangatlah berkesan sehingga membuat kawan – kawan panitia terharu dan
meneteskan air mata karena tak sanggup harus berkata apa sebagai ucapan syukur
dan rasa terima kasih kepada beliau.
Pelatihan Forum Indonesia Muda 17 ini diselenggarakan dalam waktu
5 hari dan diikuti oleh 151 pemuda pemudi terpilih dari seleksi yang sangat
ketat, kenapa demikian karena dari 7319 pendaftar FIM angkatan 17 ini yang
diterima hanyalah 151 dan ini merupakan sejarah baru dalam pelatihan FIM dengan
jumlah peserta terbanyak hingga sampai 150 orang lebih. Tak lupa selain sesi
materi yang dikemas sangat menarik oleh tim materi, sesi acara yang dibikin
heboh dan menakjubkan oleh tim acara tak kalah seru panitia yang lain yang satu
dengan lainnya begitu sigap dan tanggap jika ada permasalahan meskipun
permasalahan yang terjadi sangatlah kecil ataupun kurang diperhatikan bagi yang
lain. Tim Fasil FIM 17 ini telah memberikan banyak sekali arti pelajaran hidup
bagi saya sesungguhnya karena apa saya bisa ada disini karena semangat kawan –
kawan yang tiada henti ingin meneladani sosok Bung Hatta sebagai tokoh sentral
dalam pelatihan FIM kali ini. Dari keteladan pribadi yang bersahaja,
kedisiplinan yang luar biasa, kecerdasan dan kesungguhan hati dalam kebaikan
yang tiada tara membuat hati dan pikiran menjadi terbuka akan sejauh mana diri
ini ingin membangun Indonesia kedepan seperti apa.
Terima kasih banyak Forum Indonesia Muda semoga senantiasa dalam
pelatihan selanjutnya kita bisa bersama dan berkumpul dalam berbagai kenangan
yang hangat dan menjadikan diri ini semakin lebih baik karena teladan bung
hatta akan terpatri dari dalam diri kita meskipun keterbatasan yang ada
tidaklah surut langkah dan pemikiran untuk bisa menjadi lebih baik lagi
kedepannya.
Ciputat, 07 April 2015 || @mubinsae

Tidak ada komentar:
Posting Komentar